Puisi Ferdinan De J Saragih

Mabuk Puisi

Setiap teguk minuman

Dihinggapi kata bermakna

Dari mulutnya

Orang-orang terpana mendengarnya

Kata-kata

Kalimat yang terucap

Menjadi bait-bait puisi

Setiap malam dia mabuk puisi

Setiap malam dia terhibur

Setiap teguk satu bait

Setiap gelas satu puisi

Setia Budhi, 2008

Tak kasih Ampun

Persetan dengan penguasa Negri bajingan

Kesabaranku sudah habis detik ini

Tidak lagi kubiarkan tikus-tikus itu berkeliaran

Aku sudah muak

Mataku meradang melihatnya berkeliaran

Didalam selokan emas murni

Jerih payah rakyatku sendiri

Mari kita perangkap mereka semua

Jangan sampai ada yang lolos

Bunuh bila mereka melawan

Jika bertobat

Tetap masukkan ke dalam jeruji besi

Aku sudah muak

Pasti kau juga sama sepertiku bukan?

Setia Bhudi, 2008

Penulis: Ferdinaen Saragih

0 Response to "Puisi Ferdinan De J Saragih"

Post a Comment